Sempat di Pecat Inter, Frank Masih Di Minati Menjadi Pelatih

Frank De Boer, Frank De Boer Inter milan, Inter milan, Serie A, Liga Italia, agen bola sbobet 2017, agen bola 2017, agen bola terbaik 2017, agen bola online, agen sbobet 2017, agen sbobet terpercaya 2017, agen bola terpercaya 2017
Frank De Boer

Frank de Boer yang sempat melatih Inter Milan di awal kompetisi Serie A musim ini membeberkan bahwa dirinya tak merasa kalau reputasinya sebagai pelatih telah dirusak sepenuhnya dengan pengalaman yang tak menyenangkan bersama Inter.

Sebagaimana yang telah diketahui bahwa mantan pelatih Inter selama kurang dari tiga bulan tersebut memang diangkat oleh Inter untuk menggantikan Roberto Mancini sesaat sebelum musim kompetisi Serie A di mulai. Manajemen berharap bahwa pelatih berdarah Belanda itu mampu mengangkat kembali kejayaan dari Inter.

Namun yang terjadi malah kebalikannya, posisi Inter bukan menuju ke peringkat pertama melainkan sempat tersedot menuju zona degradasi di Serie A. Perjalanan yang sama juga tak jauh berbeda saat bertarung di Liga Eropa. Dan ini membuat mantan pelatih dari salah satu klub liga Belanda, Bundesliga yaitu Ajax Amsterdam, harus turun tahta setelah hanya melatih Inter dalam 14 pertandingan yang menghasilkan lima kali menang, dua imbang dan tujuh kali kalah.

Meskipun terlihat gagal dalam memimpin pasukannya di Inter, Ia merasa reputasinya tak dipengaruhi oleh hal tersebut. Ia malah menyebutkan bahwa dirinya telah mendapatkan sejumlah tawaran melatih dibeberapa klub namun Ia mengatakan Ia akan kembali melatih setelah musim kompetisi ini berakhir.

Ia menjelaskan “Reputasi saya rusak? Tidak sama sekali. Saya tahu sejak awal bahwa ini akan jadi proyek yang sangat sulit. Inter masih salah satu klub top di dunia dan jika saya berhasil, itu akan luar biasa.  “Jadi saya tak berpikir reputasi saya telah rusak. Dua hari setelah perpisahan, saya menerima beberapa tawaran, tapi saya memutuskan bahwa saya akan mulai bekerja lagi musim depan,”.

Ia melanjutkan “Ada empat atau lima tim yang menginginkan saya, tapi saya tak mau buru-buru. Saya pikir saya akan menunggu sampai Mei,”.

Ia juga sempat mengatakan bahwa dalam menjalani kepelatihan bersama Inter sangat menguras tenaga dan pikiran. De Boer mengungkapkan kepada de Telegraaf “Pengalaman ini begitu menguras saya: tiga bulan terasa seperti setahun. Saya menerima proposal untuk melatih sekitar 10 hari sebelum dimulainya kompetisi, kemudian saya juga harus mengatasi masalah bahasa: itu semua sulit. Kami membuat persiapan praktis selama musim sudah berjalan. Saya berharap klub akan memberi saya lebih banyak waktu, setidaknya itulah gagasan awalnya: petinggi klub tahu bahwa saya ada di sana untuk jangka panjang,”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *